Gambaran Umum Wilayah Jawa Tengah

Jawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa dimana Kota Semarang merupakan ibu kota provinsi ini. Posisi ini membuat Jawa Tengah berada di lokasi strategis secara geografi dan geologi. Jawa Tengah diapit oleh tiga provinsi, laut, dan samudera. Secara geografis,  Provinsi Jawa Tengah terletak di  antara 6° dan 8° Lintang Selatan dan antara 108° dan 111° Bujur Timur. Adapun batas-batas wilayah Provinsi Jawa Tengah antara lain :

  • Utara : Laut Jawa
  • Selatan : Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Samudera Hindia
  • Barat : Provinsi Jawa Barat
  • Timur : Provinsi Jawa Timur

 

Provinsi Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusakambangan di sebelah selatan (dekat dengan perbatasan Jawa Barat), serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa. Luas wilayahnya 32.544,02 km², atau sekitar 28,94% dari luas pulau Jawa. Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten terluas yang ada di Provinsi Jawa Tengah dengan luas 2.138,51 km2, sedangkan Kota Magelang merupakan daerah terkecil dengan luas 18,12 km2.  Berikut merupakan luas wilayah menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.

 

Tabel 1. Luas Wilayah menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah

No Kabupaten/Kota Luas(km2) Presentase (%)
Kabupaten/Regency
1. Cilacap 2138,51 6,57
2. Banyumas 1327,59 4,08
3. Purbalingga 777,65 2,39
4. Banjarnegara 1069,74 3,29
5. Kebumen 1282,74 3,94
6. Purworejo 1034,82 3,18
7. Wonosobo 984,68 3,03
8. Magelang 1085,73 3,34
9. Boyolali 1015,07 3,12
10. Klaten 655,56 2,01
11. Sukoharjo 466,66 1,43
12. Wonogiri 1822,37 5,60
13. Karanganyar 772,20 2,37
14. Sragen 946,49 2,91
15. Grobogan 1975,85 6,07
16. Blora 1794,40 5,51
17. Rembang 1014,10 3,12
18. Pati 1491,20 4,58
19. Kudus 425,17 1,31
20. Jepara 1004,16 3,09
21. Demak 897,43 2,76
22. Semarang 946,86 2,91
23. Temanggung 870,23 2,67
24. Kendal 1002,27 3,08
25. Batang 788,95 2,42
26. Pekalongan 836,13 2,57
27. Pemalang 1011,90 3,11
28. Tegal 879,70 2,70
29. Brebes 1657,73 5,09
Kota/Municipality
1. Magelang 18,12 0,06
2. Surakarta 44,03 0,14
3. Salatiga 52,96 0,16
4. Semarang 373,67 1,15
5. Pekalongan 44,96 0,14
6. Tegal 34,49 0,11
Jawa Tengah 32544,12 100,00

Sumber: BPS Provinsi Jawa Tengah, 2019

 

Secara geologi, Provinsi Jawa Tengah berada pada jalur pegunungan muda (ring of fire) dunia sehingga memiliki banyak gunung berapi aktif, yakni Gunung Slamet dan Gunung Sumbing. Kondisi ini membuat daerah di sekitar gunung tersebut diperuntukan pertanian dan perkebunan.

Secara adiminstratif, Provinsi Jawa Tengah terbagi atas 29 kabupaten dan 6 kota yang membawahi 573 kecamatan . secara keseuluruhan di Jawa tengah terdapat 7.809 desa dan 750 kelurahan. Sehingga menjadikan Provinsi Jawa Tengah sebagai provinsi dengan jumlah kelurahan/desa terbanyak di Indonesia.

Pertanian merupakan sektor utama perekonomian Provinsi Jawa Tengah, di mana mata pencaharian di bidang ini digeluti hampir separuh dari angkatan kerja terserap. Kawasan hutan meliputi 20% wilayah provinsi, terutama di bagian utara dan selatan, yakni daerah Rembang, Blora, Grobogan yang merupakan penghasil utama kayu jati. Provinsi Jawa Tengah juga terdapat sejumlah industri besar dan menengah. Daerah Semarang-Ungaran-Demak-Kudus merupakan kawasan industri utama di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Kudus dikenal sebagai pusat industri rokok. Di Kabupaten Cilacap terdapat industri semen. Kota Solo, Kota Pekalongan, Juwana, dan Lasem dikenal sebagai kota Batik yang kental dengan nuansa klasik. Blok Cepu di pinggiran Kabupaten Blora (perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah) terdapat cadangan minyak bumi dikenal sebagai daerah tambang minyak. (Sumber : Kemendagri, 2015)