Sedari Sekolah Dasar, kita pastinya sudah dikenalkan dengan tiga kebutuhan pokok manusia. Ketiga kebutuhan pokok tersebut yaitu sandang, papan, dan pangan. Kebutuhan pokok sandang dan pangan relatif mudah untuk kita penuhi, berbeda dengan kebutuhan papan. Kebutuhan papan merupakan kebutuhan pokok manusia yang berkaitan dengan tempat tinggal, seperti rumah, apartemen dan lainnya (Yusdika, 2022). Memenuhi kebutuhan papan juga memerlukan pertimbangan yang banyak. Salah satu pertimbangan dalam memenuhi kebutuhan papan adalah mengetahui jenis rumah yang dibutuhkan.

Jenis-jenis rumah dapat dikategorikan berdasarkan empat hal, yaitu:

  1. Berdasarkan penyediaannya
    • Perumahan formal lebih mempertimbangkan supply side approach dimana nilai jual lebih dipertimbangkan.
    • Perumahan swadaya lebih memperhatikan demand driven development, sehingga lebih mempertimbangkan nilai guna dibanding nilai jual. Dalam penyediaan rumah swadaya, pemerintah memberi program bantuan seperti bahan material dan ongkos tukang.
  2. Berdasarkan jenisnya
    • Rumah komersil, rumah yang diselenggarakan untuk mendapat keuntungan sesuai kebutuhan masyarakat.
    • Rumah swadaya, rumah yang dibangun atas upaya masyarakat baik secara individu/kelompok.
    • Rumah umum, rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi MBR.
    • Rumah khusus, rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus.
    • Rumah negara, rumah yang dimiliki oleh Negara dan berfungsi sebagai tempat tinggal pejabat/pegawai.
  3. Berdasarkan bentuknya
    • Rumah tunggal, rumah yang berdiri sendiri dan memiliki jarak antara rumah satu dengan yang lainnya serta berdiri di atas lahan yang lebih besar dari ukuran bangunan.
    • Rumah kopel, rumah yang disekat sama besar antara kiri dan kanan bangunan, pada umumnya bangunan rumah kopel berada di bawah atap yang sama dan hanya dipisahkan oleh sekat.
    • Rumah deret, rumah yang menempel dengan rumah lainnya pada sisi kanan dan kiri bangunan.
    • Maisonette, rumah yang bertumpuk secara vertikal dan umumnya terdiri atas 2-3 lantai.
    • Rumah susun, gedung bertingkat yang bagiannya distrukturkan sesuai fungsi, rumah susun di Indonesia terdiri atas dua jenis yaitu rusunawa atau rumah susun sewa dan rusunami atau rumah susu milik.
  4. Berdasarkan segmen pasar
    • Perumahan sederhana, dikenal dengan rumah subsidi, umumnya diperuntukkan bagi kalangan berpenghasilan menengah ke bawah atau berpenghasilan rendah (MBR). Dilengkapi sarana dan prasarana dasar seperti jalan, tempat peribadatan, taman, utilitas air bersih dan listrik.
    • Perumahan menengah, dikenal dengan rumah komersil, umumnya diperuntukkan bagi kalangan berpenghasilan menengah. Dilengkapi sarana dan prasarana yang lengkap dan disesuaikan dengan kapasitas dan ukuran dari jumlah unit yang tersedia.
    • Perumahan mewah, dikenal dengan rumah komersil, umumnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan tinggi. Dilengkapi sarana dan prasarana yang terpadu dan memadai dengan menggunakan jaringan bawah tanah.

(Sekolah Perkim, 2023)

Berbagai jenis rumah yang ada di atas dapat disesuikan dengan kebutuhan kita. Mengetahui jenis rumah akan memudahkan untuk mengatur keuangan. Dengan demikian kita dapat memenuhi kebutuhan papan tanpa merugikan kebutuhan lainnya (MN/SA).

 

Daftar Pustaka

Yusdika, A.R.. 2022. “Darurat Kebutuhan Papan di Era Milenial” dalam https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-singkawang/baca-artikel/15037/Darurat-Kebutuhan-Papan-di-Era-Milenial. Diakses pada 14 April 2023 pukul 14:45 WIB.

Sekolah Perkim. 2023. “Mengenal Perkim” dalam https://sekolah.perkim.id/training/materi/eea2d3. Diakses pada tanggal 14 April 2023 pukul 15:15 WIB.