Fasilitas

                 Untuk memenuhi kebuhan air untuk kehidupan sehari-hari, sumber air bersih yang digunakan 30 % bersumber dari mata air terlindung, 17,95 % dari sumur terlindung dan leding sebesar 15,12 %. Masyarakat juga menggunakan air dari pompa, air kemasan, sumur tak terlindung, mata air tak terlindung dan air permukaan. Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya dan Malaka merupakan Kabupaten yang tidak menggunakan air yang bersumber dari leding.

 

Tabel 9 . Distribusi Persentase Rumah Tangga Menurut Sumber Air Minum di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2018

Sumber Air %
Leding 15,12
Pompa 5,27
Air Dalam Kemasan 8,34
Sumur Terlindung 17,95
Sumur Tak Terlindung 5,9
Mata Air Terlindung 30,96
Mata Air Tak Terlindung 9,75
Air Permukaan 2,8

Sumber : BPS Provinsi NTT, 2019

 

Sumber penerangan rumah tangga di Provinsi NTT 69.37 % bersumber dari PLN, 12.97 % bukan PLN dan 17.66 % rumah tangga menggunakan penerangan bukan listrik.

 

Tabel 10. Distribusi Persentase Rumah Tangga Menurut Kabupaten/Kota dan Sumber Penerangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2018

Kabupaten / Kota PLN Non PLN Bukan Listrik
Sumba Barat 55,38 17,06 27,55
Sumba Timur 52,22 37,59 10,19
Kupang 79,25 7,25 13,49
Timor Tengah Selatan 48,65 11,03 40,32
Timor Tengah Utara 73,49 4,11 22,4
Belu 80,29 3,26 16,46
Alor 60,42 15,2 24,37
Lembata 78,47 10,6 10,94
Flores Timur 90,16 1,73 8,11
Sikka 74,51 8,22 17,27
Ende 90,32 2,93 6,75
Ngada 81,61 9,97 8,42
Manggarai 77,3 13,3 9,4
Rote Ndao 76,22 10,64 13,15
Manggarai Barat 57,77 29,3 12,93
Sumba Tengah 35,75 36,58 27,67
Sumba Barat Daya 35,9 23,25 40,85
Nagekeo 81,07 10,93 7,99
Manggarai Timur 29,46 36,52 34,03
Sabu Raijua 42,07 37,66 20,27
Malaka 79,75 4,55 15,71
Kota Kupang 99,75 0 0,25
NTT 69,37 12,97 17,66

Sumber : BPS Provinsi NTT, 2019

 

Fasilitas untuk kebutuhan MCK di provinsi NTT dominan digunakan sendiri. Secara umum  Sejumlah 71,40 % rumah tangga. Disis lain, masih terdapat wilayah dengan persentase rumah tangga yang cukup besar tidak memiliki MCK. Seperti pada Kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya, sejumlah 35.61 % dan 34.72 % rumah tangga masih belum memiliki MCK.

 

Tabel 11. Distribusi Persentase Rumah Tangga Menurut Kabupaten/Kota dan Penggunaan Fasilitas Tempat Buang Air Besar di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2018

Kabupaten / Kota Sendiri Bersama MCK Umum Tidak Menggunakan Tidak Ada
Sumba Barat 41,01 13,91 15,58 0 29,5
Sumba Timur 63,46 9,2 2 0,24 25,1
Kupang 81,63 8,67 0,22 0 9,48
Timor Tengah Selatan 81,36 11,42 0 0,06 7,15
Timor Tengah Utara 79,53 12,92 0,23 0 7,32
Belu 70,1 16,97 0,99 0,09 11,85
Alor 66,34 13,52 4,13 0 16,01
Lembata 79,93 9,16 1,82 0 9,09
Flores Timur 83,69 6,2 9,91 0,19 0
Sikka 69,38 18,33 0,76 0 11,53
Ende 68,04 19,43 2,8 0 9,74
Ngada 88,77 6,47 1,02 0 3,73
Manggarai 66,3 15,92 1,57 0 16,21
Rote Ndao 67,93 8,09 1,56 0,19 22,24
Manggarai Barat 63,33 13,43 8,2 0 15,04
Sumba Tengah 58,81 3,08 1,99 0,51 35,61
Sumba Barat Daya 60,56 3,66 0,59 0,47 34,72
Nagekeo 78,64 10,21 2,88 0,17 8,08
Manggarai Timur 81,88 9,81 0,3 0 8
Sabu Raijua 77,61 8,78 1,42 0 12,19
Malaka 44,5 26,82 4,67 0,8 23,21
Kota Kupang 68,83 29,16 2,01 0 0
NTT 71,4 13,68 2,46 0,1 12,35

Sumber : BPS Provinsi NTT, 2019

 

Dari tahun ke tahun dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak selalu meningkat. Hingga pada tahun 2018, 50.72 % rumah tangga telah memiliki akses terhadap sanitasi yang layak.

 

Tabel 12. Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses Terhadap Sanitasi Layak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2014-2018

Tahun %
2014 16.12
2015 23.90
2016 40.46
2017 45.31
2018 50.72

Sumber : BPS Provinsi NTT, 2019